Rabu, 11 Desember 2013
History (Teori Organisasi Umum 1)
saya lahir di Jayapura,Papua tepat pada tanggal 11 maret 1995 di rumah sakit Marthen Indey di aryoko setelah lulus SMA saya melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah. saya memilih Universitas Gunadarma alasanya karena dekat dengan keluarga dan juga Universitas Gunadarma yang memiliki akreditas yang bagus. ketika pertama kali saya masuk kuliah awalnya saya bisa menyatu dengan teman teman saya tapi ketika mereka tau saya asal papua mereka mulai "ngecengin" awalnya saya menganggap itu adalah hal biasa namun itu dilakukan tiap hari, tapi kadangkala mereka juga baik dengan saya, saya juga berjanji pada saya akan selalu sabar untuk menghadapi hal tersebut. tapi saya juga bersyukur bisa berteman dengan mereka karena telang menguji kesabaran saya. tapi tidak semua teman saya seperti itu ada juga yang asik dan baik kepada saya. ketika saya naik ke tingkat dua kelas saya di rombak dan saya menemukan teman teman baru namun kembali lagi mereka semua sama namun tidak seperti dulu, tapi sekarang ini lebih banyak yang baik dengan saya dan itu yang membuat saya semakin sabar sabar dan sabar. saya sadar sifat setiap orang memang berbeda beda dan bermacam begitu juga dengan saya yang mungkin memiliki sifat yang mungkin tidak disukai mereka. semoga niat mereka hanya bercanda belaka...
Pantai Base G (Teori Organisasi Umum 1)
Salah satu pantai yang menjadi magnet adalah Pantai Base G yang terletak di sebelah Barat Kota Jayapura, Papua. Pantai Base G Berlokasi sekitar 10 km dari kota Jayapura. Dari pantai Base G kamu bisa melihat ke arah Samudera Pasifik yang merupakan pintu gerbang bagi masuknya kapal dari arah barat.
Pantai Base G masih sangat alami dan bersih dengan air pantai yang jernih lengkap dengan hamparan pasir putihnya. Air lautnya yang jernih sampai pemandangan bawah lautnya pun terlihat jelas, yang seolah mengajak kamu untuk berlama-lama. Selain menikmati suasana pantai yang indah dan nyaman, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas, antaranya berenang, mengelilingi pantai dengan perahu, memancing ataupun menyelam.
Pantai Base G ramai dikunjungi oleh wisatawan, pada siang menjelang sore hari. Disana terdapat pondok-pondok dan juga bangku yang dibangun warga setempat. Selain bangku terdapat beberapa jenis pohon yang tumbuh di tepian pantai sebagai peneduh, salah satunya adalah pohon keben.
Tidak ada salahnya untuk mampir dan menikmati sejenak keindahan dari pantai Base G saat berada di Jayapura.
Berikut gambar Pantai Base G :
Pantai Base G masih sangat alami dan bersih dengan air pantai yang jernih lengkap dengan hamparan pasir putihnya. Air lautnya yang jernih sampai pemandangan bawah lautnya pun terlihat jelas, yang seolah mengajak kamu untuk berlama-lama. Selain menikmati suasana pantai yang indah dan nyaman, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas, antaranya berenang, mengelilingi pantai dengan perahu, memancing ataupun menyelam.
Pantai Base G ramai dikunjungi oleh wisatawan, pada siang menjelang sore hari. Disana terdapat pondok-pondok dan juga bangku yang dibangun warga setempat. Selain bangku terdapat beberapa jenis pohon yang tumbuh di tepian pantai sebagai peneduh, salah satunya adalah pohon keben.
Tidak ada salahnya untuk mampir dan menikmati sejenak keindahan dari pantai Base G saat berada di Jayapura.
Berikut gambar Pantai Base G :
sumber : http://www.utiket.com
TIFA (Teori Organisasi Umum 1)
Tifa merupakan alat musik khas Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku dan Papua. Alat musik ini bentuknya menyerupai kendang dan terbuat dari kayu yang di lubangi tengahnya. Ada beberapa macam jenis alat musik Tifa seperti Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir Potong dan Tifa Bas.
Tifa mirip dengan alat musik gendang yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya ditutupi, dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah. Bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran. Setiap suku di Maluku dan Papua memiliki tifa dengan ciri khas nya masing-summasing.Tifa biasanya digunakan untuk mengiringi tarian perang dan beberapa tarian daerah lainnya seperti tari Lenso dari Maluku yang diiringi juga dengan alat musik totobuang, tarian tradisional suku Asmat dan tari Gatsi.
Berikut gambar alat musik tifa :
Tifa mirip dengan alat musik gendang yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya ditutupi, dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah. Bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran. Setiap suku di Maluku dan Papua memiliki tifa dengan ciri khas nya masing-summasing.Tifa biasanya digunakan untuk mengiringi tarian perang dan beberapa tarian daerah lainnya seperti tari Lenso dari Maluku yang diiringi juga dengan alat musik totobuang, tarian tradisional suku Asmat dan tari Gatsi.
Berikut gambar alat musik tifa :
sumber : http://wamena-gallery.com
PAPEDA (Teori Organisasi Umum 1)
Papeda atau bubur sagu, merupakan makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua.
Papeda dibuat dari tepung sagu. Pembuatnya para penduduk di pedalaman Papua. Tepung sagu dibuat dengan cara menokok batang sagu. Pohon yang bagus untuk dibuat sagu adalah pohon yang berumur antara tiga hingga lima tahun.
Mula-mula pokok sagu dipotong. Lalu bonggolnya diperas hingga sari patinya keluar. Dari sari pati ini diperoleh tepung sagu murni yang siap diolah. Tepung sagu kemudian disimpan di dalam alat yang disebut tumang.
Papeda biasanya disantap bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan tongkol atau ikan mubara dan dibumbui kunyit dan jeruk nipis.
Berikut gambar makanan papeda :
sumber : http://id.wikipedia.org
Persipura Jayapura (Teori Organisasi Umum 1)
Persatuan Sepak bola Indonesia Jayapura (disingkat Persipura Jayapura) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Jayapura, Papua. Prestasi tertingginya hingga kini adalah menjadi empat kali juara Liga Indonesia dari tahun 2005 hingga 2013. Di era Perserikatan, prestasi Persipura adalah runner-up Divisi Utama (1980) dan dua kali juara Divisi I (1979 dan 1993). Persipura juga dikenal sebagai klub bola yang melahirkan pemain lokal yang berkualitas internasional seperti Boaz Solossa, Ardilles Rumbiak, Chris Yarangga, Christian Warobay, Erol Iba, Gerald Pangkali, Jack Komboy, Yohanis Auuri, Stevie Bonsapia, Titus Bonai, Jendry Pitoy, Eduard Isir, Ricardo Salampessy dan Patrick Wanggai.
Berikut gambar Tim Persipura tahun 2013 dan Logo Persipura Jayapura.
Tas Noken (Teori Organisasi Umum 1)
tas noken adalah salah satu kerajinan tangan khas papua, langsung di buat oleh penduduk asli orang papua. tas tersebut dulunya digunakan untuk mengangkut sayur,singkong dan berbagai macam bahan masakan, kemudian tas tersebut semakin ngetren di kalangan anak muda di papua dan sekarang jadi kerajinan khas papua.
tas noken di jual di berbagai daerah di papua, namun setiap daerah di papua memiliki motif yang berbeda dan bahan yang berbeda pula. tas noken juga bermacam harga mulai dari Rp 100.000an sampai Rp 500.000an.
Ini adalah gambar tas noken yang saya beli di Jayapura,Papua.
Langganan:
Postingan (Atom)





