Jumat, 27 November 2015

tugas




KATA PENGANTAR


Puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat, berkah, bimbingan, rahmat dan ridho-Nya, Sehingga kelompok kami dapat menyelesaikan penyusunan Proposal ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana yang berjudul “APLIKASI PARIWISATA KOTA JAYAPURA MENGGUNAKAN PHONEGAP BERBASIS IOS”. Semoga proposal ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan untuk terwujudnya aplikasi yang kami buat.
Harapan kami semoga aplikasi yang di buat dapat membantu wisatawan yang ingin berlibur atau pun mengunjungi Kota Jayapura, Papua.
Proposal ini kami akui sangat kurang, oleh karena itu kami harapkan para pembaca untuk memberikan masukan – masukan yang bersifat membangun untuk kesempuranaan Proposal ini.


   Depok, November 2015


           (Kelompok 5)




BAB 1
PENDAHULUAN


1.1              Latar Belakang Masalah
            Negara Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman pariwisata yang tersedia dari sabang sampai merauke. Berbagai macam tempat wisata dan sejarah serta banyak hal menarik lainnya mampu membawa Indonesia menjadi tujuan pariwisata turis asing maupun lokal. Banyaknya tujuan wisata di Indonesia membuat banyak wisatawan perlu mencari berbagai macam informasi terlebih dahulu sebelum menentukan tujuan wisata yang akan mereka datangi. Tidak sedikit pariwisata Indonesia yang minim akan informasi terutama yang lokasinya jauh dan jarang tertangkap media.
Jayapura merupakan salah satu kota yang ada di pulau Papua yang letaknya di bagian paling timur Indonesia. Jayapura juga memiliki tujuan wisata yang tidak kalah menarik perhatian para wisatawan. Alasan utamanya yaitu banyak  wisatawan  yang tertarik untuk mengunjungi Jayapura untuk menikmati keindahan alamnya tersebut.
Saat ini smartphone merupakan teknologi informasi yang semakin canggih dan berkembang begitu pesat. Berdasarkan namanya diketahui arti smartphone yaitu telepon pintar. Dimana, smartphone mempunyai kelebihan dari telepon genggam pada umumnya. Ini dikarenakan smartphone memiliki sistem operasi, hardware dan fitur-fitur menarik yang beraneka ragam dan dipilih masyarakat berdasarkan kemampuannya masing-masing. Terdapat banyak smartphone pada saat ini diantaranya seperti Windows Phone, Android dan IOS dan lain lain. IOS adalah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. 

 Oleh karena itu kami mencoba membuat suatu aplikasi pariwisata kota Jayapura berbasis IOS untuk memperkenalkan potensi pariwisata kota Jayapura kepada masyarakat umum. Aplikasi  ini diharapkan agar memudahkan para pengguna sistem operasi IOS untuk mengetahui berbagai macam hal tentang kota Jayapura. Kelompok kami membuat sebuah aplikasi yang djalankan pada sistem operasi IOS dikarenakan saat ini IOS telah menjadi salah satu sistem operasi yang cukup banyak di gunakan oleh user.

1.2      Batasan Masalah
Dalam Proposal ini, Kami membatasi pembahasan hanya pada perancangan aplikasi dan pembuatan program aplikasi  berbasis IOS yang berisi informasi tentang wisata alam, wisata sejarah, transportasi, hotel, kuliner, rumah sakit, dan peta.


1.3              Tujuan
            Tujuan dari Program ini adalah membuat aplikasi yang memudahkan turis atau wisatawan yang ingin menjadikan kota Jayapura sebagai tujuan wisata  dan dapat dengan mudah mencari informasi tentang objek wisata yang ada di kota Jayapura. Informasi tersebut antara lain deskripsi umum, foto-foto lokasi, transportasi, hotel, kuliner favorit, peta dan informasi seputar objek wisata yang dapat di akses kapanpun dan dimana saja. Dikemas menjadi aplikasi berbasis IOS yang praktis dan mudah diunggah pada penyedia platform distribusi aplikasi untuk IOS yaitu App Store (jika dipublikasikan).

1.4              Metode Penelitian
Dalam memperoleh data informasi yang digunakan dalam penelitian yang direalisasikan, Kami menggunakan studi pustaka sebagai sumber data yang akan dipakai dalam aplikasi ini. Pada tahap pengenalan aplikasi, kami memanfaatkan internet sebagai bahan referensi dan sumber data mengenai informasi untuk pariwisata kota Jayapura.
Pada tahap perancangan, kami menggunakan Struktur Navigasi Campuran untuk menggambarkan secara garis besar isi dari seluruh aplikasi dan menggambarkan bagaimana hubungan antara isi-isi tersebut dan apa keterkaitannya satu sama lain.
Pada tahap pembuatan aplikasi, kami memakai referensi buku yang berhubungan dengan penggunaan Html 5, Css, Bootstrap, dan untuk IOS. Selain referensi pada buku-buku di atas, kami juga memanfaatkan internet sebagai bahan referensi terakhir dalam pengambilan informasi yang akan digunakan. Kami memaparkan Spesifikasi  hardware dan software yang digunakan yaitu :
1.      Hardware :
a.       Processor 2.20 GHz Intel Core 2 Duo
b.      RAM 4 GB
c.       Hardisk 500 GB
2.      Software :
a.       Adobe Photoshop CS3
b.      Intel XDK Latest Version
c.       Intel XDK App Preview
Tahap terakhir yang merupakan tahap implementasi dan pembuatan aplikasi ini. Pada tahapan ini dilakukan proses uji coba pengaksesan aplikasi apakah dapat berjalan tanpa adanya debug atau masalah dalam emulator aplikasi ataupun dalam pengaplikasian pada handphone.

1.5              Sistematika Penulisanan
Adapun pembuatan dilakukan dengan membagi penulisan menjadi beberapa bab, yaitu sebagai berikut:
BAB I        PENDAHULUAN
Pada bab ini berisikan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, metode penelitian, sistematika penulisan.
BAB II       LANDASAN TEORI
Pada bab ini menjelaskan tentang teori dasar dan komponen-komponen utama yang digunakan pada perancangan.
BAB III     ANALISA DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini berisi uraian tentang implementasi dari bab sebelumnya yaitu cara dan langkah-langkah pembuatan aplikasi pariwisata kota Jayapura menggunakan phonegap berbasis iphone.
BAB IV     PENUTUP
Pada bab ini berisikan tentang simpulan dari perancangan serta saran-saran terhadap perancangan yang dibuat.



2.1              Struktur Navigasi
Struktur navigasi adalah struktur atau alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dan rantai kerja dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan aplikasi. Ada empat macam bentuk dasar dari struktur navigasi, antara lain:
                                                   
2.2.1        Struktur Navigasi Linier
Struktur navigasi linier merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berturut menurut urutannya. Tampilan yang dapat ditampilkan pada struktur jenis ini adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya tidak dapat dua halaman sebelumnya atau dua halaman sesudahnya.
Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan adanya percabangan. Biasanya struktur ini digunakan untuk membuat multimedia presentasi karena tidak terlalu menuntut keinteraksian tetapi hanya memerlukan keindahan dan kemudahan menampilkan data sebagai informasi.


Gambar 2.1 Struktur Navigasi Linier

2.2.2        Struktur Navigasi Hirarki
Struktur navigasi hirarki (bercabang) merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page (halaman utama kesatu), halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu halaman pendukung dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page (halaman utama kedua) dan seterusnya. Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.



Gambar 2.2 Struktur Navigasi Hirarki

2.2.3        Struktur Navigasi Non Linier
Struktur navigasi non linier merupakan pengembangan dari struktur navigasi linier. Pada struktur ini diperkenankan membuat navigasi bercabang. Percabangan yang dibuat pada struktur Non Linier ini walaupun terdapat percabangan, tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama, sehingga tidak terdapat Master Page dan Slave Page.

 

Gambar 2.3 Struktur Navigasi Non Linear

2.2.4        Struktur Navigasi Campuran
Struktur navigasi Composite (campuran) merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu Linier, Non Linier, dan Hirarki. Struktur navigasi ini juga biasa disebut struktur navigasi bebas. Jika suatu tampilan membutuhkan percabangan maka dapat dibuat percabangan, dan bila dalam percabangan tersebut terdapat suatu tampilan yang sama kedudukannya maka dapat dibuat struktur linier dalam percabangan tersebut. Struktur navigasi ini banyak  digunakan  dalam  pembuatan  multimedia  sebab   struktur  ini  dapat memberikan keinteraksian yang lebih tinggi.
Setiap struktur navigasi mempunyai fungsi dan tujuan tersendiri, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Penggunaan struktur navigasi bergantung kepada kebutuhan dan tujuan dari aplikasi multimedia yang hendak dibuat. Semakin kompleks struktur navigasi yang digunakan, maka semakin  sulit pula pembuatan aplikasi multimedia dari struktur navigasi.


Gambar 2.4 Sturuktur Navigasi Campuran

2.2              IOS
IOS adalah sistem operasi perangkat genggam dari Apple. Awalnya dibuat hanya untuk iphone, IOS kemudian berkembang hingga bisa mendukung perangkat Apple, Inc. yang lain seperti iPod touch, iPad dan Apple TV. Apple, Inc, tidak melisensikan IOS untuk digunakan di perangkat keras lain. Hal ini berbeda dengan Android, yang mana kita bisa menemukannya di berbagai merk perangkat genggam. Di Apple Inc App Store tercatat lebih dari 500.000 aplikasi IOS, yang telah diunduh sebanyak lebih dari 15 juta kali. Untuk bisa menjalankan aplikasi bajakan atau yang tidak tersedia di Apple, Inc App Store, pada umumnya pengguna IOS melakukan aktivitas IOS jailbreaking.
Sistem IOS diturunkan dari Mac OS X, yang oleh karenanya memiliki ciri sebagaimana sistem operasi Unix. Antarmuka IOS didasarkan pada konsep manipulasi langsung dengan gerakan multi-sentuh. Respon IOS atas input pengguna bersifat langsung dengan antarmuka yang mengalir halus.

2.3.1        Perkembangan IOS
1.      Iphone OS 1 – Kontrol Sentuh, Entertaiment dan Internet
Sejarah iphone OS dimulai pada iphone OS 1. Apa yang membuat iphone OS 1 ini terlihat special ? User interface yang diusung ini benar-benar dirancang untuk pengoperasian multi-touch dan iphone generasi pertama memiliki layar sentuh kapasitif sebesar 3.5 inci yang  lebih cepat dan lebih intuitif pada pengoperasian dibandingkan kompetitor lainnya. Perangkat ini juga menawarkan pengalaman menjelajah internet jauh lebih baik dan mencakup semua fitur ipod di dalamnya. Perangkat ini masih belum sempurna, karena perangkat ini tidak memiliki 3G, tidak ada wireless iTunes syncing, tidak memiliki slot kartu memori eksternal, dan tidak ada stereo Bluetooth. Namun kekurangan ini tidak menghambat perangkat ini mendapatkan penghargaan terbaik dari para pengguna di luar sana.
2.      Iphone OS 2
Sudah ada dua updates yang datang ketika IOS 2 diluncurkan pada perangkat iphone 3G pada bulan Juli 2008, dan akan ada banyak lagi yang berdatangan setelahnya. Tapi era dimana kemunculan IOS 2 ini bisa dibilang merupakan era yang penting untuk platform karena ini merupakan era dimana aplikasi mobile berkembang dengan pesat. IOS 2 rilis dengan membawa App Store dan SDK. Platform ini telah menjadi pilihan pertama bagi para pengembang aplikasi mobile sejak saat itu.
3.      Iphone OS 3 – Fitur Berlimpah
Banyak dan banyak fitur kecil yang disematkan untuk membuat pengalaman mengeksplorasi iphone menjadi lebih menyenangkan pada iphone 3GS yang mengusung iphone OS generasi ketiga.Tampilan pada perangkat ini lebih halus dan intuitif. Para pengguna akan mendapatkan  push notifications untuk aplikasi pihak ketiga, parental controls, tap to focus pada kamera, pencarian universal dengan sorotan, dan cut, copy, paste untuk perangkat layar sentuh. Ada juga pilihan untuk membeli film, acara TV, dan buku langsung dari itunes pada iphone atau ipod Touch.
4.      Iphone OS 3.2 – The iPad
Pada saat sistem operasi ini diluncurkan, sudah saatnya perangkat baru dan besar muncul ke pasaran, dan itu berarti memiliki tampilan antar muka yang baru dan desain aplikasi agar cocok dengan layar yang lebih besar. Perangkat ini bukan hanya sekedar pembesaran piksel, panel tambahan dan daftar sidebar diperkenalkan untuk membuat lebih banyak menggunakan layar yang besar. Ini adalah fragmentasi pertama dalam platform IOS, seperti IOS 3.2 dan update nya hanya dikhususkan untuk iPad.
5.      Iphone OS 4.0 – Multitasking, FaceTime dan Folder
Bersamaan dengan munculnya iphone 4 yang mana merupakan generasi iPhone pertama yang membawa layar Retina, IOS 4 mengatakan bahwa mereka membawa “100” fitur baru ke dalamnya. Ada FaceTime untuk video call, folder untuk mengatur aplikasi, universal spell check, unified email, dan headliner – multitasking. Interpretasi Apple tentang multitasking itu tidak sama dengan Google, tapi IOS 4 menawarkan cukup fitur untuk melawan tantangan dari platform Android dengan cepat.
6.      Iphone OS 4.0.1 ke 4.3 – “ Antennagate”, Game Center, dan AirPlay
Itu hanya sebulan sebelum update pertama diluncurkan untuk mengatasi masalah “antennagate” dan empat update yang mengikuti selama beberapa bulan ke depan. IOS 4.1 memperkenalkan Game Center, AirPlay muncul dalam 4.2.1, dan akhirnya personal hotspots untuk berbagi konektivitas 3G melalui Wi-Fi, AirPlay untuk aplikasi pihak ketiga, dan iTunes Home Sharing untuk akses Wi-Fi untuk semua konten iTunes di IOS 4.3.
7.      Iphone OS 5.0 – Siri, wireless sync, dan iCloud
Platform iOS 5 dan iPhone 4S adalah rilis penting untuk Apple, sementara Android telah membuat keuntungan yang serius di pasar smartphone. Ada banyak fitur yang ditawarkan oleh Apple dari perangkatnya ini untuk menarik fungsionalitas yang besar yang terinspirasi oleh pesaing utamanya. Notifications Center dirombak besar-besaran, aplikasi iMessage, aktivasi nirkabel, sinkronisasi iTunes melalui Wi-Fi, dan update over-the-air. Perubahan terbesar yang mengubah penggunaan smartphone adalah Siri, asisten suara pribadi yang mampu mengubah dunia smartphone menjadi lebih menarik.
8.      Iphone OS 6.0 – Apple Maps, Passbook, dan Facebook
Satu tahun yang lalu di WWDC, iOS 6.0 diresmikan. Sistem operasi ini seperti biasanya memperkenalkan beberapa perbaikan dan beberapa fitur baru, tetapi berita besar dari semua ini adalah Apple Maps dan didepaknya Google Maps sebagai  layanan navigasi default. Mungkin agak ambisius, dan berbagai kekurangan dan kesalahan pada Apple Maps, mendorong permintaan maaf dari CEO, Tim Cook. Namun tidak semuanya bermasalah, IOS 6.0 membawa perangkat tambahan untuk Siri dan Notification Center, bersama dengan FaceTime melalui selular, integrasi Facebook, dan metode pembayaran terbaru menggunakan Passbook.
9.      Iphone OS 7
Pada perhelatan WWDC, Jony Ive memperkenalkan tampilan yang sama sekali baru untuk platform iOS. Dari tampilan ikon yang disederhanakan, desain yang datar dengan palet berwarna biru, latar belakang animasi, dan efek mendalam pada wallpaper ketika Anda memiringkan iPhone. Fitur baru termasuk Control Center (pengaturan cepat), Multitasking untuk semua aplikasi, pembaruan Safari,  pembaruan Siri, AirDrop untuk berbagi konten, update Kamera dengan built-in filter, aplikasi baru Photo yang mengatur foto berdasarkan lokasi atau tanggal, aplikasi update otomatis, dan integrasi dengan mobil.

2.3.2        Kelebihan Dan Kekurangan iOS
Berikut ini kelebihan dari iOS:
1.      Sulit terserang virus
2.      User friendly
3.      Garansi device international
4.      Ukuran memori internal cukup besar
5.      Pelopor cloud computing (media penyimpanan secara online)
6.      Mempunyai kontrol keamanan yang ketat terhadap kualitas aplikasi yang tersedia di AppStore
7.      Jumlah aplikasi dan games terbanyak dibanding OS smartphone lainnya.

Kelemahan dari iOS:
1.      Harga relatif mahal
2.      Tidak ada slot micro SD dan baterai sudah built in.
3.      Tampilan tidak dapat diubah
4.      Kualitas suara speaker output kecil
5.      Media konektivitas seperti Bluetooth & wifi sharing terbatas, hanya untuk sesama perangkat iOS.
6.      Tidak support flash (Safari Mobile)

2.3              Intel XDK
Intel XDK adalah sebuah perangkat lunak yang di buat oleh intel yang  berguna untuk membuat aplikasi mobile multi platform atau biasa disebut dengan PhoneGap. Dalam perangkat lunak ini dapat digunakan bahasa pemrograman berbasis HTMl5, CSS3 dan jQuery dan tersedia 2 blok untuk membuat tampilan dengan coding dan drag and drop. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk para pemula yang ingin membuat aplikasi berbasis android, iOS, windows phone dan lainnya.


Gambar 2.5 Intel XDK

Ada beberapa menu yang disediakan oleh intel dalan perangkat lunak ini seperti Develop,Emulate, Test, Debug, Profile, Build  dan  Service.

2.4.1        Menu Pada Intel XDK
1.      Develop.
Develop adalah bagian menu pada intel XDK yang digunakan untuk mendesain dan memprogram aplikasi.
2.      Emulate.
Pada bagian menu ini digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibuat (testing) untuk melihat kesalahan tampilan atau pun koding program. Ada beberapa pilihan telepon genggam (smartphone) sebagai tampilan untuk menjalankan aplikasi.
3.      Test
Aplikasi yang telah selesai dibuat akan mem-push aplikasi yang sudah dibuat sebelumnya ke layanan cloud untuk kemudian dapat di unduh di ponsel dan langsung dicoba aplikasinya.
4.      Debug
Fitur untuk men-debug aplikasi kedalam smartphone  tanpa harus mengupload aplikasi ke Intel, dengan cara mencolokan  smartphone  ke laptop dan mengaktifan USB debugging pada smartphone.
5.      Profile
Setelah aplikasi telah diselesaikan dan siap untuk dipublikasikan, fitur ini membantu developer untuk mempromosikan serta menjelaskan rincian tentang aplikasinya tersebut mulai dari genre, ukuran aplikasi serta profil pembuat.
6.      Build
Pada bagian menu ini dapat mengupload aplikasi yang dibuat ke internet dan akan dikirm ke email pembuat dalam sebuat bentuk link unduhan bisa dalam bentuk apk ipa atau yang lainnya.
7.      Service
Pada bagian menu ini  dapat menggunakan berbagai macam layanan tambahan yang disediakan oleh Intel beserta partner-partner mereka.

2.4.2        Intel XDK App Preview



Gambar 2.6 Intel Xdk App Preview

Intel XDK adalah aplikasi emulator penunjang para pengembang aplikasi. Memungkinkan desainer web dan para pengembang yang menggunakan Intel ® XDK untuk melihat aplikasi mereka pada perangkat nyata. Aplikasi ini dapat menjadi berbagai macam simulasi perangkat yang di butuhkan para pengembang aplikasi.

2.4              HTML (Hyper Text Markup Language)
Hyper Text Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web. Fasilitas hypertext merupakan metode yang menautkan (link) satu dokumen ke dokumen lain melalui suatu teks. Jadi, suatu situs terdiri dari beberapa halaman HTML atau  webpage. Semakin menarik halaman web-nya, semakin sering website itu dikunjungi. HTML merupakan kumpulan kode-kode yang ditampilkan dalam format Tag. File-file yang ditulis dalam format HTML disimpan dalam ekstensi .htm atau .html.

2.5.1        HTML 5 (Hyper Text Markup Language 5)


Gambar 2.7 HTML 5

HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin. HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.

2.5            CSS (Cascading Style Sheet)
           CSS adalah sebuah dokumen yang berdiri sendiri dan dapat dimasukkan dalam kode HTML atau sekedar menjadi rujukan oleh HTML dalam pendefinisian style. CSS menggunakan kode-kode yang tersusun untuk menetapkan style pada elemen HTML atau dapat juga digunakan untuk membuat style baru yang biasa di sebut class. CSS dapat mengubah besar kecilnya text, mengganti warna background pada sebuah halaman, atau dapat pula mengubah warna border pada tabel, CSS digunakan untuk mengatur susunan tampilan pada halaman HTML. CSS dapat digunakan untuk menggantikan <font>, <p>, <u> dan <b>. CSS dapat mengatur banyak atribut pada sebuah halaman secara mudah. Misalnya: waran background, border dan shadow yang berbeda pada masing-masing tag yang digunakan.
            Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS2 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang kedua diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

2.6              Bootstrap



Gambar 2.8 Bootstrap

Bootstrap merupakan sebuah framework CSS  dari twitter atau kode JavaScript siap pakai yang menyediakan kumpulan komponen-komponen antarmuka dasar pada web yang telah dirancang sedemikian rupa untuk digunakan bersama-sama. Selain komponen antarmuka, Bootstrap juga menyediakan sarana untuk membangun layout halaman dengan mudah dan rapi, serta modifikasi pada tampilan dasar HTML untuk membuat seluruh halaman web yang dikembangkan senada dengan komponen-komponen lainnya.
Keunggula Bootstrap yaitu kompatibel dengan versi terbaru dari semua browser utama. Sejak versi 2.0 juga mendukung desain web yang responsif . Ini berarti tata letak halaman web secara dinamis yang mudah menyesuaikan, dengan mempertimbangkan karakteristik dari perangkat yang digunakan (desktop, tablet, ponsel). Dimulai dengan versi 3.0, Bootstrap mengadopsi mobile pertama filosofi desain, menekankan desain responsif secara default. Bootstrap adalah open source dan tersedia di GitHub. Pengembang didorong untuk berpartisipasi dalam proyek dan membuat kontribusi mereka sendiri untuk platform.

2.7              Adobe Photoshop CS3
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengubahan foto/gambar dan pembuatan efek. Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver. Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD. Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna :
a)      RGB color model
b)      Lab color model
a)      CMYK color model
b)      Grayscale
c)      Bitmap
d)      Duotone
                           
2.8              Google Maps
Google Maps adalah sebuah layanan aplikasi pemetaan web yang teknologinya disediakan oleh Google secara gratis dimana kemampuannya untuk berbagai layanan peta termasuk website Google Maps. Pelayananya dapat berupa tampilan peta jalan, rute angkutan kota dan lokasi bisnis untuk berbagai negara di seluruh dunia.

2.9              Javascript
JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk membuat program yang digunakan agar dokumen HTML yang ditampilkan dalam browser menjadi lebih interaktif, tidak sekedar indah saja. JavaScript memberikan beberapa fungsionalitas ke dalam halaman web, sehingga dapat menjadi sebuah program yang disajikan dengan menggunakan antarmuka web.
JavaScript merupakan bahasa script, bahasa yang tidak memerlukan kompiler untuk menjalankannya, cukup dengan interpreter. Tidak perlu ada proses kompilasi terlebih dahulu agar program dapat dijalankan. Browser web Netscape Navigator dan Internet Explorer adalah salah satu contoh interpreter, karena kedua browser ini telah dilengkapi dengan interpreter JavaScript. Tetapi tidak semua browser web dapat menjadi interpreter JavaScript karena belum tentu browser tersebut dilengkapi dengan interpreter JavaScript.
JavaScript adalah bahasa script yang ringan dan mudah digunakan. Dengan adanya JavaScript ini, maka kini halaman web tidak sekedar menjadi halaman data dan informasi saja, tetapi juga dapat menjadi suatu program aplikasi dengan antarmuka web. JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang tidak membutuhkan lisensi untuk dapat menggunakannya. Jika browser web yang kita gunakan mendukung (memiliki) JavaScript maka kita dapat langsung membuat aplikasi berbasis web dengan menggunakan JavaScript. Umumnya program JavaScript adalah program yang ditanamkan (disisipkan) ke dalam halaman web, sehingga halaman (dokumen) web menjadi sebuah aplikasi yang berjalan di dalam browser web. Beberapa sistem operasi menggunakan JavaScript untuk membuat aplikasi non-web, seperti sistem operasi MS Windows, yang menggunakan istilah Windows Scripting Host (WSH) sebagai interpreter JavaScript dan VBscript, sehingga program yang dibuat dengan JavaScript dan VBScript dapat langsung dijalankan di atas sistem operasi, tanpa harus menggunakan browser web terlebih dahulu.
2.10.1    Kelebihan Dan Kekurangan Javascript
1.      Kelebihan Javascript
a.       Ukuran file kecil, script dari javascript memiliki ukuran yang kecil sehingga ketika web yang memiliki javascript ditampilkan di browser maka akses tampilannya akan lebih cepat dibandingkan ketika browser membuka suatu web yang memiliki script java. Hal ini juga sangat berkepentingan dengan daya kerja server. Semakin kecil space suatu web yang disimpan dalam suatu server maka daya kerja server ketika di browsing oleh user di internet akan tidak terlalu berat, selain itu sifat javascript client side yang tidak perlu lagi di olah oleh server ketika browser memanggil web dari sebuah server.
b.      Mudah untuk dipelajari Javascript merupakan bahasa semi pemograman yang merupakan gabungan antara bahasa pemograman java dengan bahasa kode HTML sehingga disebut bahasa hybrid. Walaupun javascript merupakan turunan dari java namun javascript tidak memiliki aturan yang serumit java.
c.       Terbuka Javascript tidak terikat oleh hardware maupun software tertentu bahkan sistem operasi seperti windows maupun unix. Karena ia bersifat terbuka, maka ia dapat dibuat maupun di baca di semua jenis komputer.
2.      Kekurangan Javascript
a.       Script tidak terenkripsi, karena javascript bersifat client side, maka script yang kita buat di text editor dan telah dijadikan web di server, ketika user merequest web dari server tersebut maka sintak javascript akan langsung ditampilkan di browser. User bisa melihat dan menirunya dari sourcenya.
b.       Kemampuan terbatas, walaupun javascript mampu membuat bentuk web menjadi interaktif dan dinamis, namun javascript tidak mampu membuat program aplikasi sendiri seperti java.
c.       Keterbatasan objek, javascript tidak mampu membuat kelas-kelas yang bisa menampung objek-objek tambahan seperti java karena javascript telah memiliki objek yang builtin pada sturktur bahasanya.
2.10          PhoneGap
PhoneGap adalah open source framework untuk membuat cross-platfrom native applications menggunakan teknologi web mulai dari HTML, CSS, dan JavaScript. Tipe dari aplikasi ini disebut sebagai hybrid application. PhoneGap diciptakan untuk mempermudah mobile development.
PhoneGap bekerja dengan cara merubah web application package menjadi native application. Aplikasi yang telah dibuat akan ditampilkan dalam bentuk web view yang memungkinkan pengguna untuk melakukan interaksi dengan aplikasi tersebut. 


Gambar 2.9 PhoneGap Application Architecture
Tampilan dari aplikasi yang dibuat oleh PhoneGap dibentuk oleh CSS yang di implementasikan kedalam HTML dan untuk komunikasi data bisa menggunakan XML.

Gambar 2.10 PhoneGap Application Device Interaction

Aplikasi yang telah selesai dibuat dengan PhoneGap akan dirubah dengan Software Development Kit (SDK) platform yang didukung oleh PhoneGap menjadi native application.



Gambar 2.11 Aplikasi PhoneGap di Berbagai Platform

Saat ini PhoneGap mendukung platform terkenal antara lain Apple iOS, Google Android, HP/Palm webOS, Microsoft Windows Phone 7, Nokia Symbian, RIM BlackBerry, Samsung Bada.
Dikarenakan fungsi setiap platform berbeda-beda, maka PhoneGap menyediakan Application Programming Interface (API) untuk mempermudah pengembang diantaranya adalah Accelerometer, Camera, Capture, Compass, Connection, Contacts, Device, Events, File, Geolocation, Media, Notification, dan Storage. API tersebut dibuat agar pengembang dapat mengakses fungsi native application melalui javascript dengan syntax yang sama di semua platform. Tidak semua platform dapat menggunakan API PhoneGap karena keterbatasan software maupun hardware tiap platform, berikut adalah perbandingan API di masing masing platform.Dalam penyimpanan data PhoneGap menggunakan teknologi local storage yang terdapat pada HTML5.



Gambar 2.12 Fitur API PhoneGap di Berbagai Platform




3.1              Pengenalan Aplikasi
Aplikasi pariwisata kota Jayapura menggunakan phonegap berbasis IOS ini berisikan tentang tujuan wisata apa saja yang ada di kota Jayapura serta di lengkapi dengan lokasi–lokasi penting yang menunjang perjalanan pengguna meliputi informasi hotel, informasi restoran, informasi rumah sakit, peta (google maps) dilengkapi dengan nomor telepon serta foto-foto lokasi yang akan dikunjungi. Teori-Teori yang digunakan kami berasal dari beberapa buku dan website yang membahas tentang IOS, intel XDK, HTML5,  Css dan Bootstrap 3.
Aplikasi ini dibuat untuk memberikan informasi yang mempermudah wisatawan yang akan atau ingin berkunjung ke kota tesebut, agar lebih mudah dan efisien mendapatkan informasi karena masih kurangnya informasi yang tidak diketahui  masyarakat luas sebab jarang terliput oleh media dan juga karena lokasinya yang jauh di ujung timur Indonesia tersebut.
Banyaknya pengguna smartphone pada saat ini mengharapkan berbagai macam aplikasi yang menunjang para pengguna pada setiap kegiatan yang ingin dilakukan salah satunya saat berwisata ketempat-tempat yang belum diketahui sebelumnya. Maka dengan dibuatnya aplikasi ini sangat diharapkan dapat membantu penggunanya untuk memberikan informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami.
Aplikasi ini dibuat melalui beberapa tahapan, dimulai dari perencanaan aplikasi, pembuatan struktur navigasi, perancangan antarmuka, pembuatan program dan yang terakhir implementasi. Seperti terlihat pada gambar 3.1. Dan akan dijelaskan lebih lanjut pada sub bab selanjutnya.


Gambar 3.1 Tahapan Pembuatan Aplikasi

3.2              Perencanaan Aplikasi
Pada sub bab ini, kami merencanakan membuat Aplikasi pariwisata kota Jayapura yang akan menampilkan hasil berupa informasi tentang lokasi dan informasi pariwisata yang ada di Kota Jayapura. Bagian - bagian tersebut ditampilkan dalam bentuk menu pilihan untuk memudahkan pengguna aplikasi mengakses informasi yang terdapat pada akses aplikasi ini.
Hal yang dilakukan kami pertama kali adalah memilih bahasa pemrograman yang akan digunakan dan pokok bahasan atau materi-materi yang akan digunakan. Kemudian kami melakukan pengumpulan data-data berupa tulisan dan gambar dari buku, internet serta survey langsung ke lokasi – lokasi wisata guna mencari informasi yang berkaitan dengan aplikasi.

3.3              Perancangan Struktur Navigasi Aplikasi
Struktur navigasi berfungsi untuk menggambarkan dengan jelas hubungan dan rantai kerja seluruh elemen yang akan digunakan dalam aplikasi. Struktur navigasi aplikasi pariwisata kota Jayapura ini adalah struktur navigasi campuran. Berikut merupakan gambaran struktur navigasi dari aplikasi pariwisata kota Jayapura berbasis IOS tersebut.




Gambar 3.2 Rancangan Struktur Navigasi Aplikasi





3.4              Perancangan Antarmuka Aplikasi Pariwisata Kota Jayapura

3.4.1        Perancangan Halaman Menu Awal
Pada aplikasi pariwisata kota Jayapura ini mempunyai 2 tampilan menu, yaitu menu awal dan menu utama. Gambar dibawah ini akan menjelaskan menu awal terlebih dahulu. Tampilan menu awal  aplikasi adalah sebagai berikut.



Gambar 3.3 Rancangan Tampilan Menu Awal

Pada Gambar 3.3 merupakan tampilan menu awal aplikasi pariwisata Jayapura, Tampilan awal aplikasi ini menampilkan background yaitu sebuah gambar yang telah di edit sebelumnya dan disesuaikan dengan tema dari aplikasi ini. Terdapat bottom crossbar yang sifatnya animasi yang muncul dari bawah ke atas berisikan 2 buah button yaitu mulai dan juga tentang pembuat. Button mulai akan menggantarkan pengguna ke tampilan menu utama aplikasi ini kemudian lalu button tentang pembuat mengantarkan pengguna kepada halaman berisikan informasi singkat tentang pembuat aplikasi pariwisata kota Jayapura ini. Pada awal tampilan akan muncul splash bawaan dari aplikasi emulator yang di gunakan yaitu Intel XDK App preview.

3.3.1        Perancangan Tampilan Informasi Umum
Tampilan Informasi Umum ini menjadi bagian penting dalam aplikasi pariwisata untuk para pengguna yang ingin mengetahui berbagai macam informasi singkat tentang kota  tersebut. Tampilan Informasi umum adalah sebagai berikut.

Gambar 3.4 Rancangan Tampilan Informasi Umum

Pada Gambar 3.4 merupakan tampilan Informasi Umum yang memuat informasi singkat seputar kota Jayapura yang terdiri dari lambang pemerintahan, sejarah kota Jayapura, informasi geografi kota tersebut, link website pemerintahan, informasi, dasar hukum UU, zona waktu dan kode telepon. Disini header merupakan Judul halaman berupa teks yang bertuliskan “Informasi Umum” yang menjelaskan bahwa pengguna sedang memasuki halaman Informasi Umum. Selain itu terdapat 5 buah Collapsible, Yang pertama berisikan gambar sedangkan sisanya memuat teks. Pada bagian bawah tersedia button untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.

3.3.2        Perancangan Tampilan Tentang Pembuat
Tampilan halaman tentang pembuat  adalah sebagai berikut :


Gambar 3.5 Rancangan Tampilan Tentang Pembuat

Pada Gambar 3.5 merupakan tampilan antarmuka mengenai halaman tentang pembuat aplikasi  yang berisikan sebuah gambar dan informasi singkat tentang pembuat. Pada bagian atas terdapat header berisikan text yang memuat judul halaman kemudian button untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga icon.

3.3.3        Perancangan Tampilan Menu Utama
Tampilan menu utama pada aplikasi pariwisata kota Jayapura ini terdiri dari 6 menu  yang berhubungan dengan kegiatan pariwisata yaitu wisata, transportasi, hotel, kuliner,  rumah sakit dan informasi umum. Berikut ini perancangan tampilannya :

Gambar 3.6 Rancangan Tampilan Menu Utama

Pada gambar 3.6 perancangan tampilan menu utama yang merupakan informasi utama yang tersusun untuk memudahkan pengguna dalam memilih tujuan yang di inginkan. Terdiri dari header yang memuat text judul halaman, kemudian 6 buah button. Button1 yaitu wisata untuk memasuki halaman kategori wisata. Button2 untuk memasuki halaman transportasi. Button3 untuk memasuki halaman hotel button4 memasuki halaman kuliner. Button5 untuk memasuki halaman rumah sakit dan Button6 untuk memasuki halaman informasi umum. Pada bagian bawah terdapat footer yang berisikan button7 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat sebuah icon.




3.3.4        Perancangan Tampilan Kategori Wisata
Tampilan kategori wisata memberikan opsi kepada pengguna untuk memilih tujuan wisata mereka. Terbagi atas 2 kategori wisata yaitu wisata alam dan wisata sejarah. Tampilannya pada gambar sebagai berikut. 


8Gambar 3.7 Rancangan Tampilan Kategori Wisata

Pada gambar 3.7 merupakan tampilan kategori wisata. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Button1 untuk memasuki halaman wisata alam sedangkan button2 untuk memasuki halaman wisata sejarah. Pada bagian footer terdapt button3 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapt sebuah icon.

3.3.5        Perancangan Tampilan Wisata Alam
Tampilan wisata alam ini merupakan halaman yang memuat konten-konten  tentang wisata alam yang ada di kota Jayapura. Gambar dibawah akan menjelaskan perancangan tampilan halaman sebagai berikut.
Gambar 3.8 Rancangan Tampilan Wisata Alam
           
            Pada Gambar 3.8 menjelaskan tampilan wisata alam yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 4 buah foto lokasi pada tiap-tiap collapsible dan juga informasi singkat tentang tempat wisata yang dipilih. Button1 jika ditekan akan menampilan foto sebelumnya. Lalu button2 jika ditekan akan menampilkan foto selanjutnya sesuai dengan urutannya. Kemudian collapsible2 akan menampilkan informasi singkat tentang lokasi wisata tersebut berupa text. Pada bagian footer terdapat button3 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.
3.3.6        Perancangan Tampilan Hotel
            Tampilan hotel adalah sebagai berikut :

Gambar 3.9 Rancangan Tampilan Hotel

Pada Gambar 3.9 menjelaskan tampilan hotel yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 3 buah foto hotel pada tiap-tiap collapsible. Button1 jika ditekan akan menampilan foto sebelumnya. Lalu button2 jika ditekan akan menampilkan foto selanjutnya sesuai dengan urutannya. Button3 memuat nomor telepon yang bisa langsung dihubungi dari iphone pengguna. Kemudian collapsible2 akan menampilkan informasi alamat lokasi hotel tersebut berupa text. Lalu terdapat iframe yang berisikan peta lokasi semua hotel yang telah diedit sebelumnya. Pada bagian footer terdapat button4 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.


3.3.7        Perancangan Tampilan Kuliner
Tampilan Kuliner adalah sebagai berikut : 


Gambar 3.10 Rancangan Tampilan Kuliner

Pada Gambar 3.10 menjelaskan tampilan kuliner yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 3 buah foto tempat kuliner pada tiap-tiap collapsible. Button1 jika ditekan akan menampilan foto sebelumnya. Lalu button2 jika ditekan akan menampilkan foto selanjutnya sesuai dengan urutannya. Button3 memuat nomor telepon yang bisa langsung dihubungi dari iphone pengguna. Kemudian collapsible2 akan menampilkan informasi singkat dan juga alamat lokasi kuliner tersebut berupa text. Lalu terdapat iframe yang berisikan peta lokasi semua kuliner yang telah diedit sebelumnya. Pada bagian footer terdapat button4 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.

3.3.8        Perancangan Tampilan Rumah Sakit
            Tampilan rumah sakit adalah sebagai berikut :



Gambar 3.11 Rancangan Tampilan Rumah Sakit

Pada Gambar 3.11 menjelaskan tampilan rumah sakit yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 1 buah foto tempat kuliner pada tiap-tiap collapsible. Button1 jika ditekan akan memuat nomor telepon yang bisa langsung dihubungi dari iphone pengguna. Kemudian collapsible2 akan menampilkan alamat lokasi rumah sakit tersebut berupa text. Lalu terdapat iframe yang berisikan peta lokasi semua rumah sakit yang telah diedit sebelumnya. Pada bagian footer terdapat button2 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.



3.5              Pembuatan Aplikasi
            Dalam melakukan pembuatan Aplikasi Pariwisata Kota Jayapura ini terdapat beberapa perangkat yang dibutuhkan, antara lain :
1. Personal komputer
2. Jaringan Internet
3. Intel XDK
4. Adobe Photoshop CS3
5.  Telepon seluler dengan sistem operasi IOS

3.4.1        Pembuatan Program Aplikasi
Pembuatan aplikasi pariwisata kota Jayapura  ini menggunakan aplikasi Intel XDK, yaitu sebuah editor dengan bahasa pemrogramman HTML 5 (Hybrid Application) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan pada semua mobile platform (multiplatform). Untuk dapat menjalankan secara langsung hasil dari pembuatan aplikasi ini, sebenarnya harus mendapatkan Apple Developer ID yang harus kita dapatan dari Apple untuk dapat menjalankan aplikasi yang kita bangun pada apple device (iPhone, iPad, iPod). Disini kita menggunakan perantaranya yaitu dengan menggunakan fitur yang ada dalam tools Intel XDK.
Intel XDK merupakan tools builder yang dapat menjembatani komputer untuk dapat melakukan running pada apple device (iPhone tanpa Apple ID). Kenapa ini dibutuhkan, karena seperti kita ketahui, sistem operasi IOS bersifat tertutup, yang dimana tidak bisa serta merta kita konfigurasi tanpa tools perantara seperti Intel XDK ini.
 Berikut merupakan langkah-langkah pembuatan project menggunakan Intel XDK.


Implementasi
 Implementasi aplikasi ini dilakukan pada ponsel berbasis sistem operasi IOS yaitu iphone 4 versi os 7.1.2 yang sudah terinstal Intel XDK App preview terlebih dahulu. Uji coba aplikasi ini merupakan hasil akhir dari perancangan dan implementasi yang sebelumnya telah dibuat.
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk dapat menjalankan aplikasi pada ponsel IOS yang telah diinstal Intel XDK App , yaitu sebagai berikut :
1.                  Pada tahap ini akan dilakukan upload project ke server intel XDK agar dapat diuji pada ponsel yang digunakan. Pilih tab test untuk menguji aplikasi tersebut lalu pilih push files dan tunggu beberapa saat. 

 Gambar 3.22 Tampilan Proses Upload Project

2.                  Setelah proses upload selesai pilih aplikasi Intel XDK App Preview pada ponsel IOS yang telah di download sebelumnya. Maka akan muncul tampilan dari aplikasi App Preview tersebut.
Gambar 3.23 Tampilan App Preview

3.                  Lakukan login dengan ID Intel XDK setelah itu pilih Server Apps untuk melihat project apa saja yang telah dibuat lalu pilih Jayapura untuk menjalankan aplikasi.

Gambar 3.24 Tampilan Daftar Project

Berikut ini adalah langkah-langkah prototipe aplikasi Pariwisata kota Jayapura pada ponsel IOS yang telah diinstal Intel XDK App, yaitu sebagai berikut :
1.      Pilih aplikasi Jayapura yang ada pada Intel XDK App Preview.
2.      Ketika sudah di buka dan berjalan, maka akan terlihat tampilan halaman  menu awal aplikasi. Terdapat tiga menu pilihan yang terdiri dari menu Mulai, menu Tentang Jayapura, dan menu Tentang Pembuat. Pengguna dapat memilih salah satu dari ke tiga menu tersebut.

Gambar 3.25 Tampilan Implementasi Menu Awal

3.      Jika pengguna memilih menu Informasi umum, maka akan masuk pada tampilan  halaman yang memuat informasi singkat tentang kota Jayapura.


Gambar 3.27 Tampilan Impelementasi Informasi Umum

4.      Jika pengguna memilih menu Mulai, maka akan masuk pada tampilan halaman menu utama. Terdapat 6 buah menu yaitu Wisata, Transportasi, Hotel, Kuliner, Rumah Sakit, Informasi Umum.
Gambar 3.28 Tampilan Impelementasi Menu Utama

5.      Jika pengguna memilih menu Rumah Sakit, maka akan masuk pada tampilan  halaman  yang memuat tentang informasi rumah  sakit yang ada di kota Jayapura.

 Gambar 3.29 Tampilan Impelementasi Rumah Sakit

6.      Jika pengguna memilih menu Kuliner, maka akan masuk pada tampilan  halaman tentang informasi kuliner favorit yang ada di kota Jayapura.

Gambar 3.30 Tampilan Impelementasi Kuliner

7.      Jika pengguna memilih menu Hotel, maka akan masuk pada tampilan  halaman tentang informasi hotel yang ada di kota Jayapura.

 Gambar 3.31 Tampilan Impelementasi Hotel

8.      Jika pengguna memilih Wisata, maka akan masuk pada tampilan  halaman kategori wisata yang ada di kota Jayapura. Pengguna dapat memilih salah satu dari ke dua menu tersebut.

 Gambar 3.32 Tampilan Impelementasi Kategori Wisata

9.      Jika pengguna memilih menu Wisata Alam, maka akan masuk pada tampilan  halaman tentang informasi wisata alam yang ada di kota Jayapura.

Gambar 3.33 Tampilan Impelementasi Wisata Alam

110.  Jika pengguna memilih menu Wisata Sejarah, maka akan masuk pada tampilan  halaman tentang informasi wisata sejarah yang ada di kota Jayapura.


PENUTUP
KESIMPULAN
            Disini akan di tarik kesimpulan agar aplikasi ini memudahkan turis yang ingin menjadikan kota Jayapura sebagai tujuan wisata, sedangkan bagi masyarakat kota Jayapura tujuannya adalah untuk membantu mempromosikan kota Jayapura dan juga untuk memajukan perekonomian masyarakat kota Jayapura.
SARAN
Silakan memasukan saran di bawah ini agar dapat membantuk menyukseskan pembuatan aplikasi ini.
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................