KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat, berkah, bimbingan,
rahmat dan ridho-Nya, Sehingga
kelompok kami dapat menyelesaikan penyusunan Proposal ini dalam bentuk maupun
isinya yang sangat sederhana yang berjudul “APLIKASI PARIWISATA KOTA JAYAPURA MENGGUNAKAN PHONEGAP BERBASIS IOS”. Semoga proposal ini dapat dipergunakan sebagai salah
satu acuan untuk terwujudnya aplikasi yang kami buat.
Harapan
kami semoga aplikasi yang di buat dapat membantu wisatawan yang ingin berlibur
atau pun mengunjungi Kota Jayapura, Papua.
Proposal
ini kami akui sangat kurang, oleh karena itu kami harapkan para pembaca untuk
memberikan masukan – masukan yang bersifat membangun untuk kesempuranaan
Proposal ini.
Depok, November 2015
(Kelompok 5)
|
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang Masalah
Negara Indonesia
adalah negara yang memiliki keanekaragaman pariwisata yang tersedia dari sabang
sampai merauke. Berbagai macam tempat wisata dan sejarah serta banyak hal
menarik lainnya mampu membawa Indonesia menjadi tujuan pariwisata turis asing
maupun lokal. Banyaknya tujuan wisata di Indonesia membuat banyak wisatawan
perlu mencari berbagai macam informasi terlebih dahulu sebelum menentukan
tujuan wisata yang akan mereka datangi. Tidak sedikit pariwisata Indonesia yang
minim akan informasi terutama yang lokasinya jauh dan jarang tertangkap media.
Jayapura merupakan salah satu kota yang ada di pulau Papua yang letaknya di bagian paling timur Indonesia. Jayapura juga memiliki tujuan wisata yang tidak kalah menarik perhatian para wisatawan. Alasan utamanya yaitu banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Jayapura untuk menikmati keindahan alamnya tersebut.
Saat ini smartphone merupakan teknologi informasi
yang semakin canggih dan berkembang begitu pesat. Berdasarkan namanya diketahui
arti smartphone yaitu telepon pintar.
Dimana, smartphone mempunyai kelebihan dari telepon genggam pada umumnya. Ini
dikarenakan smartphone memiliki
sistem operasi, hardware dan
fitur-fitur menarik yang beraneka ragam dan dipilih masyarakat berdasarkan
kemampuannya masing-masing.
Terdapat banyak smartphone pada saat
ini diantaranya seperti Windows
Phone, Android dan IOS
dan lain lain.
IOS adalah sistem operasi perangkat bergerak yang
dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple
Inc.
Oleh karena itu kami mencoba membuat suatu aplikasi pariwisata kota Jayapura berbasis IOS untuk memperkenalkan potensi pariwisata kota Jayapura kepada masyarakat umum. Aplikasi ini diharapkan agar memudahkan para pengguna sistem operasi IOS untuk mengetahui berbagai macam hal tentang kota Jayapura. Kelompok kami membuat sebuah aplikasi yang djalankan pada sistem operasi IOS dikarenakan saat ini IOS telah menjadi salah satu sistem operasi yang cukup banyak di gunakan oleh user.
1.2 Batasan Masalah
Dalam Proposal ini, Kami membatasi pembahasan hanya pada perancangan aplikasi dan pembuatan program aplikasi berbasis IOS yang berisi informasi tentang wisata alam, wisata sejarah, transportasi, hotel, kuliner, rumah sakit, dan peta.
Oleh karena itu kami mencoba membuat suatu aplikasi pariwisata kota Jayapura berbasis IOS untuk memperkenalkan potensi pariwisata kota Jayapura kepada masyarakat umum. Aplikasi ini diharapkan agar memudahkan para pengguna sistem operasi IOS untuk mengetahui berbagai macam hal tentang kota Jayapura. Kelompok kami membuat sebuah aplikasi yang djalankan pada sistem operasi IOS dikarenakan saat ini IOS telah menjadi salah satu sistem operasi yang cukup banyak di gunakan oleh user.
1.2 Batasan Masalah
Dalam Proposal ini, Kami membatasi pembahasan hanya pada perancangan aplikasi dan pembuatan program aplikasi berbasis IOS yang berisi informasi tentang wisata alam, wisata sejarah, transportasi, hotel, kuliner, rumah sakit, dan peta.
1.3
Tujuan
Tujuan
dari Program ini adalah membuat aplikasi yang memudahkan turis atau wisatawan yang
ingin menjadikan kota Jayapura sebagai tujuan wisata dan dapat dengan mudah mencari informasi tentang
objek wisata yang ada di kota Jayapura. Informasi tersebut antara lain
deskripsi umum, foto-foto lokasi, transportasi, hotel, kuliner favorit, peta dan
informasi seputar objek wisata yang dapat di akses kapanpun dan dimana saja. Dikemas
menjadi aplikasi berbasis IOS yang
praktis dan mudah diunggah pada penyedia platform
distribusi aplikasi untuk IOS yaitu App Store (jika dipublikasikan).
1.4
Metode Penelitian
Dalam memperoleh data informasi yang digunakan dalam
penelitian yang direalisasikan, Kami menggunakan studi pustaka sebagai sumber
data yang akan dipakai dalam aplikasi ini. Pada tahap pengenalan aplikasi, kami memanfaatkan internet
sebagai bahan referensi dan sumber data mengenai informasi untuk pariwisata kota Jayapura.
Pada tahap perancangan, kami menggunakan
Struktur Navigasi Campuran untuk
menggambarkan secara garis besar isi dari seluruh aplikasi dan menggambarkan bagaimana hubungan antara isi-isi tersebut
dan apa keterkaitannya satu sama lain.
Pada tahap pembuatan aplikasi, kami
memakai referensi buku yang berhubungan dengan penggunaan Html 5, Css, Bootstrap, dan
untuk IOS. Selain referensi pada
buku-buku di atas, kami juga memanfaatkan internet sebagai bahan referensi
terakhir dalam pengambilan informasi yang akan digunakan. Kami memaparkan Spesifikasi
hardware dan software yang digunakan yaitu :
1. Hardware :
a. Processor
2.20 GHz Intel Core 2 Duo
b. RAM
4 GB
c. Hardisk
500 GB
2. Software :
a. Adobe
Photoshop CS3
b. Intel
XDK Latest Version
c. Intel
XDK App Preview
Tahap terakhir yang merupakan tahap implementasi dan
pembuatan aplikasi ini. Pada tahapan ini dilakukan proses uji coba pengaksesan
aplikasi apakah dapat berjalan tanpa adanya
debug atau masalah dalam emulator aplikasi ataupun dalam pengaplikasian pada handphone.
1.5
Sistematika Penulisanan
Adapun pembuatan dilakukan dengan membagi penulisan
menjadi beberapa bab, yaitu sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini
berisikan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah,
tujuan penelitian, metode penelitian, sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Pada bab ini
menjelaskan tentang teori dasar dan komponen-komponen utama yang digunakan pada
perancangan.
BAB III ANALISA DAN
PEMBAHASAN
Pada bab ini berisi uraian tentang
implementasi dari bab sebelumnya yaitu cara dan langkah-langkah pembuatan
aplikasi pariwisata kota Jayapura
menggunakan phonegap berbasis iphone.
BAB IV PENUTUP
Pada bab ini berisikan tentang simpulan dari perancangan
serta saran-saran terhadap perancangan yang dibuat.
2.1
Struktur
Navigasi
Struktur navigasi adalah struktur atau alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dan rantai kerja
dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh
elemen pembuatan aplikasi. Ada empat macam bentuk dasar dari struktur navigasi,
antara lain:
2.2.1
Struktur Navigasi Linier
Struktur navigasi linier merupakan struktur yang hanya
mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu
demi satu tampilan layar secara berturut menurut urutannya. Tampilan yang dapat
ditampilkan pada struktur jenis ini adalah satu halaman sebelumnya atau satu
halaman sesudahnya tidak dapat dua halaman
sebelumnya atau dua halaman sesudahnya.
Pada struktur navigasi ini tidak
diperkenankan adanya percabangan. Biasanya struktur ini digunakan untuk membuat
multimedia presentasi karena tidak terlalu menuntut keinteraksian tetapi hanya
memerlukan keindahan dan kemudahan menampilkan data sebagai informasi.
Gambar
2.1 Struktur Navigasi
Linier
2.2.2
Struktur Navigasi Hirarki
Struktur navigasi hirarki (bercabang)
merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data
berdasarkan kriteria tertentu.
Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page (halaman utama kesatu), halaman utama ini akan
mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu halaman pendukung
dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page (halaman utama kedua) dan
seterusnya. Pada struktur navigasi
ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.
Gambar
2.2 Struktur Navigasi
Hirarki
2.2.3
Struktur Navigasi Non
Linier
Struktur navigasi non linier merupakan pengembangan dari
struktur navigasi
linier. Pada struktur ini diperkenankan membuat navigasi bercabang. Percabangan
yang dibuat pada struktur Non Linier ini walaupun terdapat percabangan, tetapi
tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan
yang sama, sehingga tidak
terdapat
Master Page
dan Slave Page.
Gambar
2.3 Struktur Navigasi
Non Linear
2.2.4
Struktur Navigasi Campuran
Struktur navigasi Composite
(campuran) merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu Linier, Non Linier,
dan
Hirarki. Struktur navigasi
ini juga biasa disebut struktur navigasi
bebas. Jika suatu tampilan membutuhkan percabangan maka dapat dibuat
percabangan, dan bila dalam percabangan tersebut terdapat suatu tampilan yang
sama kedudukannya maka dapat dibuat struktur linier dalam percabangan tersebut.
Struktur navigasi
ini banyak digunakan dalam
pembuatan multimedia sebab
struktur ini dapat memberikan keinteraksian yang lebih
tinggi.
Setiap struktur navigasi mempunyai
fungsi dan tujuan tersendiri, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk.
Penggunaan struktur navigasi
bergantung
kepada kebutuhan dan tujuan dari aplikasi multimedia yang hendak dibuat.
Semakin kompleks struktur navigasi
yang
digunakan, maka semakin sulit pula
pembuatan aplikasi multimedia dari struktur navigasi.
Gambar
2.4 Sturuktur Navigasi
Campuran
2.2
IOS
IOS adalah sistem
operasi perangkat genggam dari Apple.
Awalnya dibuat hanya untuk iphone,
IOS kemudian berkembang hingga bisa
mendukung perangkat Apple, Inc. yang lain seperti iPod touch, iPad dan Apple TV. Apple, Inc,
tidak melisensikan IOS untuk
digunakan di perangkat keras lain. Hal ini berbeda dengan Android, yang mana kita bisa
menemukannya di berbagai merk perangkat genggam. Di Apple Inc App Store tercatat lebih dari 500.000 aplikasi IOS, yang telah diunduh sebanyak lebih
dari 15 juta kali. Untuk bisa menjalankan aplikasi bajakan atau yang tidak
tersedia di Apple,
Inc App Store,
pada umumnya pengguna IOS melakukan
aktivitas IOS jailbreaking.
Sistem IOS
diturunkan
dari Mac OS X, yang oleh karenanya memiliki ciri sebagaimana sistem operasi
Unix. Antarmuka IOS didasarkan pada
konsep manipulasi langsung dengan gerakan multi-sentuh. Respon IOS atas input pengguna bersifat langsung dengan antarmuka yang mengalir
halus.
2.3.1
Perkembangan IOS
1. Iphone
OS 1 – Kontrol Sentuh, Entertaiment dan Internet
Sejarah iphone
OS dimulai pada iphone OS 1. Apa yang
membuat iphone OS 1 ini terlihat special ? User
interface yang diusung ini benar-benar dirancang untuk pengoperasian multi-touch
dan iphone generasi pertama
memiliki layar sentuh kapasitif sebesar 3.5 inci yang lebih cepat dan
lebih intuitif pada pengoperasian dibandingkan kompetitor lainnya. Perangkat
ini juga menawarkan pengalaman menjelajah internet jauh lebih baik dan mencakup
semua fitur ipod di dalamnya.
Perangkat ini masih belum sempurna, karena perangkat ini tidak memiliki 3G,
tidak ada wireless iTunes syncing, tidak memiliki slot
kartu memori eksternal, dan tidak ada
stereo Bluetooth. Namun kekurangan
ini tidak menghambat perangkat ini mendapatkan penghargaan terbaik dari para
pengguna di luar sana.
2. Iphone OS
2
Sudah ada dua updates yang datang
ketika IOS 2 diluncurkan pada
perangkat iphone 3G pada bulan Juli
2008, dan akan ada banyak lagi yang berdatangan setelahnya. Tapi era dimana
kemunculan IOS 2 ini bisa dibilang
merupakan era yang penting untuk platform karena ini merupakan era
dimana aplikasi mobile berkembang dengan pesat. IOS 2 rilis dengan membawa App
Store dan SDK. Platform ini telah
menjadi pilihan pertama bagi para pengembang aplikasi mobile sejak saat itu.
3. Iphone
OS 3 – Fitur Berlimpah
Banyak dan banyak fitur kecil yang
disematkan untuk membuat pengalaman mengeksplorasi iphone menjadi lebih menyenangkan pada iphone 3GS yang mengusung iphone
OS generasi ketiga.Tampilan pada
perangkat ini lebih halus dan intuitif. Para pengguna akan mendapatkan push notifications untuk aplikasi pihak
ketiga, parental controls, tap to focus
pada kamera, pencarian universal
dengan sorotan, dan cut, copy, paste
untuk perangkat layar sentuh. Ada juga pilihan untuk membeli film, acara TV,
dan buku langsung dari itunes pada iphone atau ipod Touch.
4. Iphone
OS 3.2 – The iPad
Pada saat sistem operasi ini
diluncurkan, sudah saatnya perangkat baru dan besar muncul ke pasaran, dan itu
berarti memiliki tampilan antar muka yang baru dan desain aplikasi agar cocok
dengan layar yang lebih besar. Perangkat
ini bukan hanya sekedar pembesaran piksel, panel tambahan dan daftar sidebar diperkenalkan untuk membuat
lebih banyak menggunakan layar yang besar. Ini adalah fragmentasi pertama dalam
platform IOS, seperti IOS 3.2 dan update nya hanya dikhususkan untuk iPad.
5. Iphone
OS 4.0 – Multitasking, FaceTime dan Folder
Bersamaan dengan munculnya iphone 4 yang mana merupakan generasi
iPhone pertama yang membawa layar Retina, IOS
4 mengatakan bahwa mereka membawa “100” fitur baru ke dalamnya. Ada FaceTime untuk video call, folder untuk mengatur aplikasi, universal spell check, unified
email, dan headliner – multitasking. Interpretasi Apple tentang
multitasking itu tidak sama dengan Google, tapi IOS 4 menawarkan cukup fitur untuk melawan tantangan dari platform
Android dengan cepat.
6. Iphone
OS 4.0.1 ke 4.3 – “ Antennagate”, Game Center, dan AirPlay
Itu hanya sebulan sebelum update pertama diluncurkan untuk
mengatasi masalah “antennagate” dan
empat update yang mengikuti selama
beberapa bulan ke depan. IOS 4.1
memperkenalkan Game Center, AirPlay muncul dalam 4.2.1, dan akhirnya
personal hotspots untuk berbagi
konektivitas 3G melalui
Wi-Fi,
AirPlay untuk aplikasi pihak ketiga,
dan iTunes Home Sharing untuk akses Wi-Fi untuk semua konten iTunes di IOS 4.3.
7. Iphone
OS 5.0 – Siri, wireless sync, dan iCloud
Platform iOS 5 dan iPhone 4S adalah
rilis penting untuk Apple, sementara Android telah membuat keuntungan yang
serius di pasar smartphone. Ada
banyak fitur yang ditawarkan oleh Apple dari perangkatnya ini untuk menarik
fungsionalitas yang besar yang terinspirasi oleh pesaing utamanya.
Notifications Center
dirombak besar-besaran, aplikasi iMessage, aktivasi nirkabel, sinkronisasi
iTunes melalui Wi-Fi, dan update
over-the-air. Perubahan
terbesar yang mengubah penggunaan smartphone adalah Siri, asisten suara
pribadi yang mampu mengubah dunia smartphone menjadi lebih menarik.
8. Iphone
OS 6.0 – Apple Maps, Passbook, dan Facebook
Satu tahun yang lalu di WWDC, iOS 6.0
diresmikan. Sistem operasi ini seperti biasanya memperkenalkan beberapa
perbaikan dan beberapa fitur baru, tetapi berita besar dari semua ini adalah Apple Maps dan didepaknya Google Maps
sebagai layanan navigasi default. Mungkin agak ambisius, dan berbagai
kekurangan dan kesalahan pada Apple Maps, mendorong permintaan maaf dari CEO,
Tim Cook. Namun tidak semuanya bermasalah, IOS
6.0 membawa perangkat tambahan untuk Siri dan Notification Center, bersama dengan FaceTime melalui selular,
integrasi Facebook, dan metode pembayaran terbaru menggunakan Passbook.
9. Iphone
OS 7
Pada perhelatan WWDC, Jony Ive
memperkenalkan tampilan yang sama sekali baru untuk platform iOS. Dari tampilan
ikon yang disederhanakan, desain yang datar dengan palet berwarna biru, latar
belakang animasi, dan efek mendalam pada wallpaper ketika Anda memiringkan
iPhone. Fitur baru termasuk Control
Center (pengaturan cepat), Multitasking
untuk semua aplikasi, pembaruan Safari, pembaruan Siri, AirDrop untuk
berbagi konten, update Kamera dengan
built-in filter, aplikasi baru Photo
yang
mengatur foto berdasarkan lokasi atau tanggal, aplikasi update otomatis, dan integrasi dengan mobil.
2.3.2
Kelebihan
Dan Kekurangan iOS
Berikut ini kelebihan
dari iOS:
1.
Sulit terserang virus
2. User friendly
3.
Garansi device international
4.
Ukuran memori internal cukup besar
5.
Pelopor cloud computing (media penyimpanan secara online)
6.
Mempunyai kontrol keamanan yang ketat terhadap
kualitas aplikasi yang tersedia di AppStore
7.
Jumlah aplikasi dan games terbanyak dibanding OS smartphone
lainnya.
Kelemahan
dari iOS:
1.
Harga relatif mahal
2.
Tidak ada slot micro SD dan baterai
sudah built in.
3.
Tampilan tidak dapat diubah
4.
Kualitas suara speaker output kecil
5.
Media konektivitas seperti Bluetooth & wifi sharing terbatas, hanya untuk sesama perangkat
iOS.
6.
Tidak support flash (Safari Mobile)
2.3
Intel XDK
Intel XDK adalah sebuah perangkat lunak yang di buat oleh intel yang
berguna untuk membuat aplikasi mobile multi platform
atau biasa disebut dengan PhoneGap. Dalam perangkat lunak ini dapat digunakan bahasa pemrograman berbasis HTMl5, CSS3 dan
jQuery dan tersedia 2 blok untuk membuat tampilan dengan coding dan drag and drop.
Perangkat lunak ini sangat membantu untuk para pemula yang ingin membuat
aplikasi berbasis android, iOS, windows phone dan lainnya.
Gambar 2.5 Intel XDK
Ada beberapa menu yang disediakan oleh intel dalan perangkat lunak ini
seperti Develop,Emulate, Test, Debug,
Profile, Build dan Service.
2.4.1
Menu Pada Intel XDK
1.
Develop.
Develop adalah bagian menu pada intel XDK yang
digunakan untuk mendesain dan memprogram aplikasi.
2.
Emulate.
Pada bagian menu ini digunakan untuk menjalankan
aplikasi yang dibuat (testing) untuk
melihat kesalahan tampilan atau pun koding program. Ada beberapa pilihan
telepon genggam (smartphone) sebagai
tampilan untuk menjalankan aplikasi.
3.
Test
Aplikasi yang telah selesai dibuat
akan mem-push aplikasi yang sudah dibuat
sebelumnya ke layanan cloud untuk
kemudian dapat di unduh di ponsel dan langsung dicoba aplikasinya.
4.
Debug
Fitur untuk men-debug
aplikasi kedalam smartphone tanpa harus mengupload aplikasi ke Intel, dengan cara mencolokan smartphone ke laptop dan mengaktifan USB debugging pada smartphone.
5.
Profile
Setelah aplikasi telah diselesaikan dan siap untuk dipublikasikan,
fitur ini membantu developer untuk
mempromosikan serta menjelaskan rincian tentang aplikasinya tersebut mulai
dari genre, ukuran aplikasi serta profil pembuat.
6.
Build
Pada bagian menu ini dapat mengupload aplikasi yang dibuat ke internet dan akan dikirm ke email
pembuat dalam sebuat bentuk link
unduhan bisa dalam bentuk apk ipa atau yang lainnya.
7.
Service
Pada bagian menu ini dapat menggunakan
berbagai macam layanan tambahan yang disediakan oleh Intel beserta
partner-partner mereka.
2.4.2
Intel
XDK App Preview
Gambar 2.6 Intel Xdk App Preview
Intel
XDK adalah aplikasi emulator
penunjang para pengembang aplikasi. Memungkinkan desainer web dan para
pengembang yang menggunakan Intel ® XDK untuk melihat aplikasi mereka pada
perangkat nyata. Aplikasi ini dapat menjadi berbagai macam simulasi perangkat
yang di butuhkan para pengembang aplikasi.
2.4
HTML
(Hyper Text Markup Language)
Hyper
Text Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah
halaman web. Fasilitas hypertext merupakan
metode yang menautkan (link) satu
dokumen ke dokumen lain melalui suatu teks. Jadi, suatu situs terdiri dari
beberapa halaman HTML atau webpage. Semakin menarik halaman web-nya, semakin sering website itu dikunjungi. HTML merupakan
kumpulan kode-kode yang ditampilkan dalam format Tag. File-file yang ditulis
dalam format HTML disimpan dalam ekstensi .htm
atau .html.
2.5.1
HTML
5 (Hyper Text Markup Language 5)
Gambar 2.7 HTML 5
HTML5 adalah sebuah bahasa markah
untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua,
sebuah teknologi inti dari Internet.
HTML5 adalah revisi kelima dari HTML
(yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990
dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997)
dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama
pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML
agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga
mudah dimengerti oleh mesin. HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua
(World Wide Web Consortium,
W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis
dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01
dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara
berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak
pembuat web.
2.5
CSS
(Cascading Style Sheet)
CSS adalah
sebuah dokumen yang berdiri sendiri dan dapat dimasukkan dalam kode HTML atau
sekedar menjadi rujukan oleh HTML dalam pendefinisian style. CSS menggunakan kode-kode yang tersusun untuk menetapkan style pada elemen HTML atau dapat juga
digunakan untuk membuat style baru
yang biasa di sebut class. CSS dapat
mengubah besar kecilnya text,
mengganti warna background pada
sebuah halaman, atau dapat pula mengubah warna border pada tabel, CSS digunakan untuk mengatur susunan tampilan
pada halaman HTML. CSS dapat digunakan untuk menggantikan <font>,
<p>, <u> dan <b>. CSS dapat mengatur banyak atribut pada
sebuah halaman secara mudah. Misalnya: waran background, border dan shadow
yang berbeda pada masing-masing tag yang digunakan.
Untuk saat ini terdapat tiga versi
CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1
dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk
memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer,
sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal
dalam desain website. CSS2 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table
layout dan media tipe untuk printer.
Kehadiran versi CSS yang kedua diharapkan lebih baik dari versi pertama dan
kedua.
2.6
Bootstrap
Gambar
2.8 Bootstrap
Bootstrap merupakan
sebuah framework CSS dari twitter
atau kode JavaScript siap pakai yang
menyediakan kumpulan komponen-komponen antarmuka dasar pada web yang telah
dirancang sedemikian rupa untuk digunakan bersama-sama. Selain komponen
antarmuka, Bootstrap juga menyediakan sarana untuk membangun layout halaman dengan mudah dan rapi,
serta modifikasi pada tampilan dasar HTML untuk membuat seluruh halaman web
yang dikembangkan senada dengan komponen-komponen lainnya.
Keunggula Bootstrap
yaitu kompatibel dengan versi terbaru dari semua browser utama. Sejak versi 2.0 juga
mendukung desain web yang responsif . Ini berarti
tata letak halaman web secara dinamis yang mudah menyesuaikan, dengan
mempertimbangkan karakteristik dari perangkat yang digunakan (desktop, tablet,
ponsel). Dimulai dengan versi 3.0, Bootstrap
mengadopsi mobile pertama filosofi
desain, menekankan desain responsif secara default.
Bootstrap adalah open
source dan tersedia di GitHub. Pengembang didorong untuk berpartisipasi dalam proyek dan
membuat kontribusi mereka sendiri untuk platform.
2.7
Adobe
Photoshop CS3
Adobe Photoshop, atau
biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe
Systems yang dikhususkan untuk pengubahan foto/gambar dan pembuatan efek. Photoshop
tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS versi 9 ke atas juga
dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat
lunak tertentu seperti CrossOver.
Meskipun
pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan
berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk
memproduksi gambar untuk World Wide Web.
Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady,
untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat
dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File
format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe
Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk
membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan
special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk
keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat
digunakan untuk membuat menu dan tombol (button)
DVD. Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna :
a)
RGB color model
b)
Lab color model
a)
CMYK color model
b)
Grayscale
c)
Bitmap
d) Duotone
2.8
Google
Maps
Google Maps adalah
sebuah layanan aplikasi pemetaan web yang teknologinya disediakan oleh Google
secara gratis dimana kemampuannya untuk berbagai layanan peta termasuk website
Google Maps. Pelayananya dapat berupa tampilan peta jalan, rute angkutan kota
dan lokasi bisnis untuk berbagai negara
di seluruh dunia.
2.9
Javascript
JavaScript adalah
bahasa yang digunakan untuk membuat program yang digunakan agar dokumen HTML
yang ditampilkan dalam browser
menjadi lebih interaktif, tidak sekedar indah saja. JavaScript memberikan
beberapa fungsionalitas ke dalam halaman web, sehingga dapat menjadi sebuah
program yang disajikan dengan menggunakan antarmuka web.
JavaScript merupakan
bahasa script, bahasa yang tidak
memerlukan kompiler untuk menjalankannya, cukup dengan interpreter. Tidak perlu
ada proses kompilasi terlebih dahulu agar program dapat dijalankan. Browser web Netscape Navigator dan
Internet Explorer adalah salah satu contoh interpreter, karena kedua browser ini telah dilengkapi dengan
interpreter JavaScript. Tetapi tidak semua browser
web dapat menjadi interpreter JavaScript karena belum tentu browser tersebut dilengkapi dengan
interpreter JavaScript.
JavaScript adalah
bahasa script yang ringan dan mudah
digunakan. Dengan adanya JavaScript ini, maka kini halaman web tidak sekedar
menjadi halaman data dan informasi saja,
tetapi juga dapat menjadi suatu program
aplikasi dengan antarmuka web.
JavaScript
merupakan bahasa pemrograman yang tidak membutuhkan lisensi untuk dapat
menggunakannya. Jika
browser web yang kita gunakan
mendukung (memiliki) JavaScript maka kita dapat langsung membuat aplikasi
berbasis web dengan menggunakan JavaScript. Umumnya program JavaScript adalah
program yang ditanamkan (disisipkan)
ke dalam halaman web, sehingga halaman (dokumen) web menjadi sebuah aplikasi
yang berjalan di dalam browser web.
Beberapa sistem operasi menggunakan JavaScript untuk membuat aplikasi non-web,
seperti sistem operasi MS Windows, yang menggunakan istilah Windows Scripting Host (WSH) sebagai
interpreter JavaScript dan VBscript, sehingga program yang dibuat dengan
JavaScript dan VBScript dapat langsung dijalankan di atas sistem operasi, tanpa
harus menggunakan browser web
terlebih dahulu.
2.10.1 Kelebihan Dan Kekurangan Javascript
1.
Kelebihan Javascript
a. Ukuran
file kecil,
script
dari javascript memiliki ukuran yang kecil sehingga ketika web yang memiliki
javascript ditampilkan di browser
maka akses tampilannya akan lebih cepat dibandingkan ketika browser membuka suatu web yang memiliki
script java. Hal ini juga sangat berkepentingan dengan daya kerja server. Semakin kecil space suatu web yang disimpan dalam
suatu server maka daya kerja server ketika di browsing oleh user di
internet akan tidak terlalu berat, selain itu sifat javascript client side yang tidak perlu lagi di
olah oleh server ketika browser memanggil web dari sebuah server.
b. Mudah
untuk dipelajari Javascript merupakan bahasa semi pemograman yang merupakan
gabungan antara bahasa pemograman java dengan bahasa kode HTML sehingga disebut
bahasa hybrid. Walaupun javascript merupakan turunan dari java namun javascript
tidak memiliki aturan yang serumit java.
c. Terbuka
Javascript tidak terikat oleh hardware
maupun software tertentu bahkan sistem operasi seperti windows maupun
unix. Karena ia bersifat terbuka, maka ia dapat dibuat maupun di baca di semua
jenis komputer.
2.
Kekurangan Javascript
a. Script
tidak terenkripsi,
karena
javascript bersifat client side, maka
script yang kita buat di text editor dan telah dijadikan web di server, ketika user merequest web dari server tersebut maka sintak javascript
akan langsung ditampilkan di browser.
User bisa melihat dan menirunya dari sourcenya.
b. Kemampuan
terbatas,
walaupun
javascript mampu membuat bentuk web menjadi interaktif dan dinamis, namun
javascript tidak mampu membuat program aplikasi sendiri seperti java.
c. Keterbatasan
objek, javascript tidak mampu membuat
kelas-kelas yang bisa menampung objek-objek tambahan seperti java karena
javascript telah
memiliki objek yang builtin pada
sturktur bahasanya.
2.10
PhoneGap
PhoneGap adalah open source framework untuk membuat cross-platfrom
native applications menggunakan teknologi web mulai dari HTML, CSS, dan
JavaScript. Tipe dari aplikasi ini disebut sebagai hybrid application. PhoneGap
diciptakan untuk mempermudah mobile development.
PhoneGap bekerja dengan cara merubah web application
package menjadi native application. Aplikasi yang telah dibuat akan
ditampilkan dalam bentuk web view yang memungkinkan pengguna untuk
melakukan interaksi dengan aplikasi tersebut.
Gambar 2.9 PhoneGap Application Architecture
Tampilan dari aplikasi yang dibuat oleh PhoneGap dibentuk
oleh CSS yang di implementasikan kedalam HTML dan untuk komunikasi data bisa
menggunakan XML.
Gambar 2.10 PhoneGap Application
Device Interaction
Aplikasi yang telah selesai dibuat
dengan PhoneGap akan dirubah dengan Software Development Kit (SDK) platform
yang didukung oleh PhoneGap menjadi native application.
Gambar 2.11 Aplikasi PhoneGap di
Berbagai Platform
Saat ini PhoneGap mendukung platform terkenal
antara lain Apple iOS, Google Android, HP/Palm webOS, Microsoft Windows Phone
7, Nokia Symbian, RIM BlackBerry, Samsung Bada.
Dikarenakan fungsi setiap platform berbeda-beda,
maka PhoneGap menyediakan Application Programming Interface (API) untuk
mempermudah pengembang diantaranya adalah Accelerometer, Camera, Capture,
Compass, Connection, Contacts, Device, Events, File, Geolocation, Media,
Notification, dan Storage. API tersebut dibuat agar pengembang dapat
mengakses fungsi native application melalui javascript dengan syntax yang
sama di semua platform. Tidak semua platform dapat menggunakan
API PhoneGap karena keterbatasan software maupun hardware tiap platform,
berikut adalah perbandingan API di masing masing platform.Dalam
penyimpanan data PhoneGap menggunakan teknologi local storage yang
terdapat pada HTML5.
Gambar 2.12 Fitur API PhoneGap di
Berbagai Platform
3.1
Pengenalan Aplikasi
Aplikasi pariwisata
kota Jayapura
menggunakan phonegap berbasis IOS ini berisikan tentang tujuan
wisata apa saja yang ada di kota Jayapura serta di lengkapi dengan lokasi–lokasi
penting yang menunjang perjalanan pengguna meliputi informasi hotel,
informasi restoran, informasi rumah sakit, peta (google maps) dilengkapi dengan nomor telepon serta foto-foto
lokasi yang akan dikunjungi. Teori-Teori yang
digunakan kami berasal dari beberapa buku dan website yang membahas tentang IOS, intel XDK, HTML5, Css dan Bootstrap 3.
Aplikasi
ini dibuat untuk memberikan informasi yang mempermudah
wisatawan yang akan atau ingin berkunjung ke kota tesebut, agar lebih mudah dan
efisien mendapatkan informasi karena masih kurangnya informasi yang tidak diketahui masyarakat luas sebab jarang terliput oleh
media dan juga karena lokasinya yang jauh di ujung timur Indonesia tersebut.
Banyaknya
pengguna smartphone pada saat ini
mengharapkan berbagai macam aplikasi yang menunjang para pengguna pada setiap
kegiatan yang ingin dilakukan salah satunya saat berwisata ketempat-tempat yang
belum diketahui sebelumnya. Maka dengan dibuatnya aplikasi ini sangat
diharapkan dapat membantu penggunanya untuk memberikan informasi yang cepat,
akurat, dan mudah dipahami.
Aplikasi
ini dibuat melalui beberapa tahapan, dimulai dari perencanaan aplikasi,
pembuatan struktur navigasi, perancangan antarmuka, pembuatan program dan yang
terakhir implementasi. Seperti terlihat pada gambar 3.1. Dan akan dijelaskan
lebih lanjut pada sub bab selanjutnya.
Gambar 3.1 Tahapan Pembuatan Aplikasi
3.2
Perencanaan Aplikasi
Pada sub bab ini, kami merencanakan membuat Aplikasi pariwisata kota Jayapura yang akan menampilkan hasil berupa informasi tentang
lokasi dan informasi
pariwisata
yang ada di Kota Jayapura. Bagian - bagian tersebut ditampilkan dalam bentuk menu pilihan untuk memudahkan pengguna
aplikasi mengakses informasi
yang terdapat pada akses aplikasi
ini.
Hal yang
dilakukan kami pertama kali adalah memilih bahasa pemrograman yang akan digunakan dan pokok bahasan
atau materi-materi yang akan digunakan. Kemudian kami melakukan pengumpulan data-data berupa tulisan dan gambar dari buku, internet serta survey langsung ke lokasi – lokasi wisata guna mencari informasi yang berkaitan
dengan aplikasi.
3.3
Perancangan
Struktur Navigasi Aplikasi
Struktur
navigasi berfungsi untuk menggambarkan dengan jelas hubungan dan rantai kerja
seluruh elemen yang akan digunakan dalam aplikasi. Struktur navigasi
aplikasi pariwisata kota Jayapura
ini adalah struktur navigasi campuran. Berikut merupakan gambaran
struktur navigasi dari aplikasi pariwisata kota Jayapura berbasis IOS tersebut.
Gambar 3.2 Rancangan Struktur
Navigasi Aplikasi
3.4
Perancangan
Antarmuka Aplikasi Pariwisata Kota Jayapura
3.4.1
Perancangan Halaman Menu Awal
Pada
aplikasi pariwisata kota Jayapura
ini mempunyai 2 tampilan menu,
yaitu menu awal dan menu utama. Gambar dibawah ini
akan menjelaskan menu
awal
terlebih dahulu. Tampilan
menu awal
aplikasi adalah sebagai berikut.
Gambar 3.3 Rancangan Tampilan Menu Awal
Pada
Gambar 3.3
merupakan tampilan menu awal aplikasi pariwisata
Jayapura,
Tampilan
awal aplikasi ini menampilkan background yaitu
sebuah gambar yang telah di edit
sebelumnya dan disesuaikan dengan tema dari aplikasi ini. Terdapat bottom crossbar yang sifatnya animasi yang
muncul dari bawah ke atas berisikan 2
buah button yaitu mulai dan juga
tentang pembuat. Button mulai akan menggantarkan pengguna ke tampilan menu utama
aplikasi ini kemudian lalu button tentang
pembuat mengantarkan pengguna kepada halaman berisikan informasi singkat
tentang pembuat aplikasi pariwisata kota Jayapura ini. Pada awal tampilan akan
muncul splash bawaan dari aplikasi
emulator yang di gunakan yaitu Intel XDK App
preview.
3.3.1
Perancangan
Tampilan Informasi Umum
Tampilan
Informasi Umum ini menjadi bagian penting dalam aplikasi pariwisata untuk
para pengguna yang ingin mengetahui berbagai macam informasi singkat tentang
kota tersebut. Tampilan Informasi umum adalah sebagai berikut.
Gambar 3.4 Rancangan Tampilan Informasi Umum
Pada Gambar 3.4 merupakan tampilan
Informasi Umum yang memuat informasi singkat seputar kota Jayapura yang
terdiri dari lambang pemerintahan, sejarah kota Jayapura, informasi geografi
kota tersebut, link website pemerintahan,
informasi, dasar hukum UU, zona waktu dan kode telepon. Disini header merupakan Judul halaman berupa teks
yang bertuliskan “Informasi Umum” yang menjelaskan bahwa pengguna sedang
memasuki halaman Informasi Umum. Selain itu terdapat 5 buah Collapsible, Yang pertama berisikan gambar sedangkan sisanya memuat teks. Pada
bagian bawah tersedia button untuk
kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.
3.3.2
Perancangan
Tampilan Tentang Pembuat
Tampilan halaman tentang
pembuat adalah sebagai berikut :
Gambar
3.5
Rancangan Tampilan Tentang
Pembuat
Pada Gambar
3.5
merupakan tampilan antarmuka mengenai halaman tentang pembuat aplikasi yang berisikan
sebuah gambar dan informasi singkat tentang pembuat. Pada bagian atas
terdapat header berisikan text yang memuat judul halaman kemudian button untuk kembali ke halaman
sebelumnya dan juga icon.
3.3.3
Perancangan Tampilan Menu Utama
Tampilan
menu utama
pada aplikasi
pariwisata kota Jayapura ini terdiri dari 6 menu yang berhubungan dengan kegiatan pariwisata
yaitu wisata, transportasi, hotel, kuliner, rumah sakit
dan informasi umum. Berikut
ini perancangan tampilannya :
Gambar
3.6
Rancangan Tampilan Menu Utama
Pada gambar 3.6 perancangan tampilan menu utama
yang merupakan
informasi utama yang tersusun untuk memudahkan pengguna dalam memilih tujuan
yang di inginkan. Terdiri dari header
yang memuat text judul halaman,
kemudian 6 buah button. Button1 yaitu wisata untuk memasuki
halaman kategori wisata. Button2 untuk
memasuki halaman transportasi. Button3
untuk memasuki halaman hotel button4 memasuki
halaman kuliner. Button5 untuk
memasuki halaman rumah sakit dan Button6
untuk memasuki halaman informasi umum. Pada bagian bawah terdapat footer yang berisikan button7
untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat sebuah icon.
3.3.4
Perancangan Tampilan Kategori Wisata
Tampilan kategori
wisata memberikan opsi
kepada pengguna untuk memilih tujuan wisata mereka. Terbagi atas 2 kategori
wisata yaitu wisata alam dan wisata sejarah. Tampilannya pada gambar sebagai berikut.
8Gambar 3.7 Rancangan Tampilan Kategori Wisata
Pada gambar 3.7 merupakan tampilan kategori wisata. Pada bagian atas
terdapat header yang memuat teks
sebagai judul halaman. Button1 untuk
memasuki halaman wisata alam sedangkan button2
untuk memasuki halaman wisata sejarah. Pada bagian footer terdapt button3
untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapt sebuah icon.
3.3.5
Perancangan Tampilan Wisata Alam
Tampilan wisata alam
ini merupakan halaman yang memuat konten-konten
tentang wisata alam yang ada di kota Jayapura. Gambar dibawah akan
menjelaskan perancangan tampilan halaman sebagai berikut.
Gambar 3.8 Rancangan Tampilan Wisata Alam
Pada Gambar 3.8 menjelaskan tampilan
wisata alam yang terdiri dari 4 buah collapsible.
Pada bagian atas terdapat header yang
memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1
merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 4 buah foto lokasi pada
tiap-tiap collapsible dan juga
informasi singkat tentang tempat wisata yang dipilih. Button1 jika ditekan akan
menampilan foto sebelumnya. Lalu button2 jika
ditekan akan menampilkan foto selanjutnya sesuai dengan urutannya. Kemudian collapsible2 akan menampilkan informasi
singkat tentang lokasi wisata tersebut berupa text. Pada bagian footer terdapat button3 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.
3.3.6
Perancangan Tampilan Hotel
Gambar 3.9 Rancangan Tampilan Hotel
Pada Gambar 3.9
menjelaskan tampilan hotel yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 3 buah
foto hotel pada tiap-tiap collapsible.
Button1 jika ditekan akan menampilan foto sebelumnya. Lalu button2 jika ditekan akan menampilkan
foto selanjutnya sesuai dengan urutannya. Button3
memuat nomor telepon yang bisa
langsung dihubungi dari iphone
pengguna. Kemudian collapsible2 akan
menampilkan informasi alamat lokasi hotel tersebut berupa text. Lalu terdapat iframe yang
berisikan peta lokasi semua hotel yang telah diedit sebelumnya. Pada bagian footer terdapat button4 untuk kembali ke halaman sebelumnya dan juga terdapat icon.
3.3.7
Perancangan Tampilan Kuliner
Gambar 3.10 Rancangan Tampilan Kuliner
Pada Gambar 3.10
menjelaskan tampilan kuliner yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 3 buah
foto tempat kuliner pada tiap-tiap collapsible.
Button1 jika ditekan akan menampilan foto sebelumnya. Lalu button2 jika ditekan akan menampilkan
foto selanjutnya sesuai dengan urutannya. Button3
memuat nomor telepon yang bisa
langsung dihubungi dari iphone
pengguna. Kemudian collapsible2 akan
menampilkan informasi singkat dan juga alamat lokasi kuliner tersebut berupa text. Lalu terdapat iframe yang berisikan peta lokasi semua kuliner yang telah diedit
sebelumnya. Pada bagian footer terdapat
button4 untuk kembali ke halaman
sebelumnya dan juga terdapat icon.
3.3.8
Perancangan Tampilan Rumah Sakit
Tampilan rumah sakit adalah sebagai
berikut :
Gambar 3.11 Rancangan Tampilan Rumah Sakit
Pada Gambar 3.11
menjelaskan tampilan rumah sakit yang terdiri dari 4 buah collapsible. Pada bagian atas terdapat header yang memuat teks sebagai judul halaman. Collapsible1 merupakan nama tempat sekaligus akan memuat 1 buah
foto tempat kuliner pada tiap-tiap collapsible.
Button1 jika ditekan akan memuat nomor telepon yang bisa langsung dihubungi dari iphone pengguna. Kemudian collapsible2 akan menampilkan alamat
lokasi rumah sakit tersebut berupa text.
Lalu terdapat iframe yang berisikan
peta lokasi semua rumah sakit yang telah diedit
sebelumnya. Pada bagian footer terdapat
button2 untuk kembali ke halaman
sebelumnya dan juga terdapat icon.
3.5
Pembuatan
Aplikasi
Dalam
melakukan pembuatan Aplikasi Pariwisata Kota Jayapura ini terdapat beberapa
perangkat yang dibutuhkan, antara lain :
1. Personal komputer
2. Jaringan Internet
3. Intel XDK
4. Adobe Photoshop CS3
5. Telepon
seluler dengan sistem operasi IOS
3.4.1
Pembuatan
Program Aplikasi
Pembuatan
aplikasi pariwisata kota Jayapura ini menggunakan aplikasi Intel XDK, yaitu sebuah editor dengan bahasa pemrogramman HTML 5
(Hybrid Application) untuk
mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan pada semua mobile platform (multiplatform). Untuk dapat menjalankan secara langsung hasil dari
pembuatan aplikasi ini,
sebenarnya harus
mendapatkan Apple Developer ID yang
harus kita dapatan dari Apple untuk
dapat menjalankan aplikasi yang kita bangun pada apple device (iPhone, iPad, iPod). Disini kita menggunakan
perantaranya yaitu dengan menggunakan fitur yang ada dalam tools Intel XDK.
Intel XDK
merupakan tools builder yang dapat menjembatani komputer untuk dapat melakukan running pada apple device (iPhone tanpa
Apple ID). Kenapa ini dibutuhkan,
karena seperti kita ketahui, sistem operasi IOS bersifat tertutup, yang dimana
tidak bisa serta merta kita konfigurasi tanpa tools perantara seperti
Intel XDK ini.
Berikut merupakan langkah-langkah pembuatan project menggunakan Intel XDK.
Implementasi
Implementasi aplikasi ini dilakukan
pada ponsel berbasis sistem
operasi IOS yaitu iphone 4 versi os 7.1.2 yang sudah
terinstal Intel XDK App preview
terlebih dahulu.
Uji coba aplikasi ini merupakan hasil akhir dari perancangan dan implementasi
yang sebelumnya telah dibuat.
Berikut
ini adalah langkah-langkah untuk dapat menjalankan aplikasi pada ponsel IOS yang telah diinstal Intel XDK
App ,
yaitu sebagai berikut :
1.
Pada tahap ini akan
dilakukan upload project ke server
intel XDK agar dapat diuji pada ponsel yang digunakan. Pilih tab test untuk menguji aplikasi tersebut
lalu pilih push files dan tunggu
beberapa saat.
Gambar
3.22
Tampilan Proses
Upload Project
2.
Setelah proses upload selesai pilih
aplikasi Intel XDK App Preview pada ponsel IOS
yang telah di download sebelumnya. Maka
akan muncul tampilan dari aplikasi
App
Preview tersebut.
Gambar
3.23
Tampilan App Preview
3.
Lakukan login dengan ID Intel XDK setelah itu
pilih Server Apps untuk melihat project
apa saja yang telah dibuat lalu pilih Jayapura untuk menjalankan aplikasi.
Gambar
3.24
Tampilan Daftar
Project
Berikut
ini adalah langkah-langkah prototipe aplikasi Pariwisata kota Jayapura pada ponsel IOS yang telah diinstal Intel XDK App, yaitu sebagai berikut :
1. Pilih
aplikasi Jayapura yang ada pada Intel XDK
App Preview.
2.
Ketika
sudah di buka dan berjalan, maka akan terlihat tampilan halaman menu awal
aplikasi. Terdapat tiga menu pilihan yang
terdiri dari menu Mulai, menu Tentang Jayapura, dan menu Tentang Pembuat. Pengguna dapat memilih salah satu dari ke tiga menu tersebut.
Gambar
3.25
Tampilan Implementasi
Menu Awal
3. Jika
pengguna memilih menu Informasi umum, maka akan masuk pada tampilan halaman yang memuat informasi singkat tentang kota
Jayapura.
Gambar
3.27
Tampilan Impelementasi
Informasi Umum
4. Jika
pengguna memilih menu Mulai, maka akan masuk pada tampilan halaman menu utama. Terdapat 6
buah menu yaitu Wisata, Transportasi, Hotel, Kuliner, Rumah Sakit, Informasi
Umum.
Gambar
3.28
Tampilan Impelementasi
Menu Utama
5. Jika
pengguna memilih menu Rumah Sakit, maka akan masuk pada tampilan halaman
yang memuat tentang informasi rumah
sakit yang ada di kota Jayapura.
Gambar
3.29
Tampilan Impelementasi
Rumah Sakit
6. Jika
pengguna memilih menu Kuliner, maka akan masuk pada tampilan halaman tentang informasi kuliner favorit
yang ada di kota Jayapura.
Gambar
3.30
Tampilan Impelementasi
Kuliner
7. Jika
pengguna memilih menu Hotel, maka akan masuk pada tampilan halaman tentang informasi hotel yang ada di
kota Jayapura.
Gambar
3.31
Tampilan Impelementasi
Hotel
8.
Jika pengguna memilih Wisata, maka akan masuk pada tampilan halaman kategori wisata yang ada di kota
Jayapura. Pengguna dapat memilih
salah satu dari ke
dua menu tersebut.
Gambar
3.32
Tampilan Impelementasi
Kategori Wisata
9. Jika
pengguna memilih menu Wisata Alam, maka akan masuk pada tampilan halaman tentang informasi wisata alam yang
ada di kota Jayapura.
Gambar
3.33
Tampilan Impelementasi
Wisata Alam
110. Jika
pengguna memilih menu Wisata Sejarah, maka akan masuk pada tampilan halaman tentang informasi wisata sejarah yang
ada di kota Jayapura.
PENUTUP
KESIMPULAN
Disini akan di tarik kesimpulan agar aplikasi ini memudahkan turis yang ingin menjadikan kota Jayapura sebagai tujuan wisata,
sedangkan bagi masyarakat kota Jayapura tujuannya adalah untuk membantu
mempromosikan kota Jayapura dan juga untuk memajukan perekonomian masyarakat
kota Jayapura.
SARAN
Silakan memasukan saran di bawah ini agar dapat membantuk menyukseskan
pembuatan aplikasi ini.
....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar